Senin, 15 Oktober 2012

Kisah Sedih Super Junior



Babak baru dimulai
Pemain biola yang muncul di video klip ‘Don’t don’ menjadi penampakan yang asing dan tersebar rumor dia akan bergabung masuk ke SJ. ELF-pun kemudian melakukan tindakan protes dan hasilnya
Gerakan ‘the defence of 13’ dimulai pada January 2008.
Dan mengeluarkan dana $1,000 untuk membeli 1% saham SM guna mendapatkan suara atas kepemilikan SuperJunior.
Dengan banner veraneka rupa, mereka mulai meneriakkan slogan ‘13’ dan selama beberapa pecan aksi ini terliput di berbagai media cetak dan surat kabar maupun secara online di dunia maya. Dan lagi – lagi mereka diserang kritikan..

“ Pikirkan penduduk di sekitar sini, tindakan kalian semuanya itu Non-sense !”

Kembali masalah datang dengan insiden “kebohongan” E-teuk.

Orang – orang yang tidak mengerti duduk permasalahannya memaki eeteuk dan menyalahkan ELF atas tindakan mereka yang “semena – mena”
ELF tidak bisa berkata apa – apa dan hanya bisa meminta maaf kesekian kalinya pada Kim Yu-Na.
E-teuk ikut menyampaikan permintaan maaf lewat KTR,
Hanya karena lelucon biasa, ia terpaksa berkorban karena ditekan berbagai pihak, orang melihat ia menangis di belakang panggung tapi dihadapan fansnnya ia menunjukan sikap pantang menyerah.

Akhirnya ‘Super Junior M’ tampil di muka public dengan H and ZM.
ELF memantau mereka memasuki pasar music di China untuk mengantisipasi adanya alasan baru bagi SM untuk memasukan member yang baru.
Beberap bulan kemudian di 2008, ‘Super Junior Happy’ dibentuk. Sub unit ini tidak terlalu sukses tapi syukurlah orang tidak menyorot tajam dengan kritikan mereka. Dibagi menjadi 2 unit, SJM di China dan Suju H di korea dan Jepang, sulit sekali mencari kesempatan agar mereka bisa kembali berkumpul lengkap.

Setelah menunggu selama satu tahun setengah, Super Junior kembali dengan album 3 mereka “Sorry Sorry ‘pada Maret 2009.
“Sorry Sorry membuat mereka menjadi sangat populer di seluruh Korea dan penggemar pun semakin banyak.
disc itu terjual lebih dari 200.000 eksemplar pada tahun 2009, dan meraih popularitas sangat tinggi
Berpikir bahwa semuanya berjalan dengan mulus, ternyata tidak, Kang in tiba- tiba diberitakan keterlibatan dalam insiden kekerasan sangat mengejutkan,
Lepas dari kasus pemukulan, Kang In tidak bisa mengelak dari overdrinking dan menyebabkan tabrakan beruntun.


Sekali lagi, ini membuat anggota Super Junior dan ELFs merasa lelah. Jelas, dia telah melakukan sesuatu yang salah Namun, kebenaran itu terdistorsi oleh liputan pers.
Hanya anggota Super Junior, ELFs dan teman dekat SJ yang tahu yang sebenarnya.
Selama Kang In Hiatus di depan layar, konflik Han Geng dan SM sontak meledak. Slave contract … Han Geng. Dan SM Jelas, ini bukan kesalahan Han Geng’s. Ini murni kontrak budak dan sangat serius kontrak ini lebih tidak masuk akal, dibandingkan dengan TVXQ. Ini adalah perjanjian tidak masuk akal dimana 98% dari pendapatan Super Junior SM dialokasikan untuk Perusahaan. Ketika itu dipublikasikan, Super Junior kembali dicemooh. ELF kembali menghadapi masa sulit

“Oh, 13 ? bukannya Kibum sekarang beralih ke Opera sabun, Kang insiden dan solo Hee Chul itu dan insiden Han Geng datang lagi… kepala ku sakit memikirkan masalah ini, lebih baik kalian bubar.” Beberapa pesan berbunyi demikian “Tak seorang pun akan menyadari kehilangan beberapa anggota, saranku adalah mengapa tidak membubarkan Super Junior karena mereka tidak memiliki potensi… Mereka menyanyikan lagu-lagu yang benar-benar aneh”

Han Geng pun tak luput dari amarah fans. Pendapat dari ELFs Cina, “Mengapa tidak kembali ke negara sendiri, toh dia menderita di negara lain?” Namun, ELFs Korea dengan tegas membela 13 orang ini. Ini adalah perang antara ELFs, perang tak terlihat.

Kang In, Ki Bum dan Han Geng tidak muncul dalam semua upacara penghargaan. Hanya 10 orang berpartisipasi dalam upacara-upacara penghargaan.
Di acara penghargaan, mereka tidak bisa menyebutkan nama anggota yang hilang. Karenanya, Leeteuk hanya bisa mengucapkan terima kasih diikuti kalimat….’termasuk 3 members yang tidak berada disini “

Perjalanan karir mereka jauh lebih liku dan sulit dilewati daripada yang lain 13-people large-scale group Super Junior’? ANTI menyebutnya grup tidak jelas dengan 13 orang didalamnya. Orang yang tidak tahu kerap menyalahkan mereka tanpa melihat kebenaran sesungguhnya. Bahkan sebuah kue ulang tahun-pun bisa menjadi percik persoalan serius.

mereka hanya bisa minta maaf.

Kami, para ELFs jauh lebih riuh dari para anggota SJ yang berada di bawah lampu spot meskipun kami berdua sama – sama memiliki kesalahan masa lalu.
Bila ingin marah, maka silahkan caci makilah kami para ELFs
Mereka sudah dirundung banyak masalah janganlah membuat mereka untuk kembali meneteskan airmata.
Setiap saat , Super Junior tidak bisa mengatakan keinginan mereka yang sebenarnya. Setiap saat, Super Junior tidak dapat mengeluarkan keluhan mereka sepenuhnya. Cobalah untuk tidak menghakimi mereka dari sudut perspektif
Perlakukan mereka sebagai “manusia” dengan perasaan, bukan kelompok orang yang dikeluarkan dari gudang SM.
Super Junior isn’t a group with happy and biggest smiles, seperti yang selalu dilihat di layar kaca sebaliknya, bersembunyi di balik senyum mereka, mereka menangis karena takut bahwa mereka akan melibatkan para fans dalam setiap masalah.

Bertindak sangat bahagia sepanjang waktu, Super Junior itu menyedihkan. Karenanya, ELF menerima setiap amarah yang datang.

Hanya… mampu mempertimbangkan… oh, mereka itu sentimental itu sudah cukup.

Super Junior and ELFs, Fighting!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar